Kenali Kerugian Ternak Ayam Broiler

Ayam broiler atau ayam pedaging digunakan untuk diambil dagingnya. Apabila budidaya dan pengelolaannya baik maka dagingnya pun kan berkualitas dan bertambah pesat. Sebaliknya, jika budidaya yang dilakukan tidak tepat maka daging akan kurang meningkat. Ada beberapa hal yang menyebabkan usaha ternak ayam broiler tidak maksimal dan bahkan mengalami kerugian yakni sebagai berikut.

Sumber Daya Manusia (SDM)

Jika kamu menyerahkan tanggung jawab usaha ternak pada orang lain maka pastikan orang tersebut berkualitas. Jangan sampai kamu rugi karena orang yang diberi tanggung jawab mengelola akan bertindak merugikan. Misalnya pekerja yang tidak jujurs seperti menjual ayam secara diam-diam, memberikan ayam dengan pakan yang buruk, tidak membersihkan kandang, dan lain-lain. Solusi yang dapat kamu lakukan adalah memberi cctv di kandang atau mengganti pekerja tersebut dengan orang baru.

Adanya Penyakit

Kerugian seorang peternak ayam broiler dapat berasal dari kualitas ayam itu sendiri. Ayam yang memiliki penyakit tentunya dapat menurunkan omset. Misalnya ayam terkena penyakit kerdil. Ayam yang terkena penyakit ini akan membuat tubuh ayam menjadi kerdil. Alhasil pertumbuhan ayam menjadi tidak maksimal dan dagingnya pun tidak banyak. Penanganan yang tepat dalam masalah ini yakni memisahkan ayam yang memiliki penyakit dengan ayam yang sehat. Dengan demikian,  ayam yang berpenyakit akan dilakukan perawatan lebih lanjut agar dapat normal kembali.

Kandang Tidak Berkualitas

Kandang merupakan hal terpenting saat melakukan budidaya ayam. Apabila sistem tidak terpenuhi dengan baik maka akn berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan ayam. Dengan demikian, kamu perlu menganalisis standar kandang dan apa saja yang diperlukan. Hal ini dilakukan karena kandang juga berdampak pada kualitas ayam yang nantinya akan mempengaruhi penjualan.

Tidak Menggunakan Probiotik

Nutrisi memang penting untuk pertumbuhan ayam broiler. Akan tetapi pemberian probiotik juga perlu dilakukan secara berkala. Pemberian probiotik ini dilakukan agar ayam broiler terhindar dari penyakit. Dengan demikian, ayam pun lebih sehat dan dagingnya juga lebih meningkat. Sedangkan apabila ayam tidak diberi probiotik maka kemungkinan adanya serangan penyakit cukup besar. Apalagi jika kurangnya perawatan dan pengelolaan secara tepat.

Demikian beberapa penyebab kerugian usaha ayam broiler. Hal ini diperlu diketahui agar dalam menjalankan usaha lebih berhati-hati lagi. Selain itu, berbagai kerugian yang mungkin terjadi dapat diantisipasi terlebih dahulu dengan melakukan produksi hingga pemasaran ayam broiler secara tepat.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*